Eksis Berwirausaha di Masa Pandemi

Hari-hari pandemi Covid-19 semakin terasa dampaknya. Beberapa sekolah, tempat kerja dan fasilitas-fasilitas umum sudah mulai sepi. Jalanan pun kian lengang dari hiruk pikuk kendaraan bermotor dan lalu lalang manusia.

Tempat-tempat usaha dan rekreasi juga tak mau ambil risiko. Mereka tutup entah sampai kapan. Kondisi ini mungkin dianggap bagi sebagian pelaku UMKM membawa dampak menurunnya omset ataupun penghasilan.

Dapur harus tetap mengepul untuk tetap bertahan hidup. Bagi mereka yang memiliki gaji atau penghasilan tetap bisa saja akan lebih survive. Namun, tak ada yang pasti di masa pandemi ini.

Bagi pelaku UMKM yang kreatif tentu tak mau berpangku tangan. Harus berupaya mencari cara agar tetap bisa eksis dan mendapatkan pundi-pundi rupiah. Meratapi keadaan tak akan menyelesaikan masalah.

Pada masa pandemi Covid ini, terbuka peluang-peluang usaha yang bisa dikerjakan dari rumah. Sebagai contoh menjadi reseller atau dropshipper, membuat makanan yang dipasarkan secara online dan sebagainya. Pemasaran pun bisa dilakukan melalui share di media sosial. Status whatsApp (WA), Instagram (IG), Facebook (FB) dan sebagainya.

Jika tak mau berisiko tinggi, maka seseorang bisa menjadi reseller atau dropshipper. Tak perlu repot-repot produksi dan hanya tinggal memasarkan. Produk kuliner laris manis diburu masyarakat yang tak mau repot-repot keluar rumah. Apalagi adanya imbauan kepada rumah makan atau restoran untuk tutup sementara.

Berdasarkan data m.kominfo.go.id, Selasa (13/10/2020), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat, penjualan produk di media sosial dan e-commerce melonjak 400% per April 2020. Melihat lonjakan yang luar biasa itu tentu pelaku UMKM harus sigap untuk menindaklanjutinya. Peluang-peluang apa saja yang bisa dilakukan untuk usaha.

Para pemuda jangan berpangku tangan. Tidak hanya asyik berselancar bermain-main di dunia maya ataupun bermain gadget. Manfaatkan kemampuan menggunakan media sosial untuk menjadi pengusaha-pengusaha muda. Bisa membantu orangtua sekaligus mendapatkan penghasilan sendiri.

Tak perlu malu untuk menjadi wirausahawan. Bermula dari menjadi pedagang kecil tak masalah. Barang dagangan halal dan bermanfaat serta bisa menjalankannya dengan amanah. Suri teladan umat Islam yaitu Nabi Muhammad Saw adalah pedagang besar yang dikenal karena kejujurannya.

Yang Maha Kuasa pasti memberikan yang terbaik dan kita berharap meski Corona masih melanda, semoga ada keberkahan-keberkahan yang bisa dipetik. Banyak waktu luang dan peluang yang dapat dimanfaatkan. Selama pandemi, aneka olahan makanan, herbal, handsinitizer, masker dan sebagainya banyak yang dipasarkan secara online.

Sebagian masyarakat semakin berupaya mematuhi protokol kesehatan yang sering disampaikan Satgas Penanganan Covid-19 . Masyarakat semakin sadar untuk menerapkan 3 M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan.

Tidak ada kata berhenti usaha meski pandemi melanda. Tentu kita semua berharap pandemi segera berlalu dan kehidupan kembali berjalan normal. Masyarakat sudah rindu untuk saling berkunjung, bertatap muka dan bekerja sama di dunia nyata.(Sugiyanto S.E., M.Si, dosen Prodi Ekonomi Syariah STAIMAS Wonogiri, Waket III Bidang Kemahasiswaan STAIMAS Wonogiri)

Opini ini dimuat di https://www.areanews.id/read/19/10/2020/eksis-berwirausaha-di-masa-pandemi/  pada 19 Oktober 2022.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *