Sang Teladan Sepanjang Zaman

Maulid Nabi Muhammad Saw 12 Rabiul Awwal tahun 2020 bertepatan pada 29 Oktober. Suasana pandemi Covid-19 turut berdampak kepada peringatan-peringatan Maulid Nabi di berbagai tempat, baik di Indonesia maupun di luar negeri. Nabi Muhammad Saw lahir pada 12 Rabiul Awwal 571 M atau dikenal dengan Tahun Gajah.

Sebelum pandemi, sebagian (besar) masyarakat Indonesia memeringati hari kelahiran Nabi Muhammad Saw dengan berbagai kegiatan. Pengajian-pengajian digelar diberbagai tempat baik di masjid, lapangan atau gedung-gedung. Tak hanya itu, ada pawai, santunan anak yatim, bakti sosial, pertunjukan Nasyid, bedah buku, lomba selawat nonton film bareng dan sebagainya. Umat muslim begitu bersuka cita menyambut Maulid Nabi. Mereka mengenang sosok panutan yang begitu mulia.

Tak berlebihan jika umat Islam bergembira dengan Nabi panutan mereka. Sang Teladan sepanjang zaman. Bahkan Michael H.Hart di dalam bukunya menempatkan Nabi Muhammad Saw pada urutan pertama dari 100 tokoh sebagai tokoh di dunia ini yang paling berpengaruh.

Di dalam pengantar buku Ibnu Hazm al-Andalusi berjudul Intisari Sirah Nabawiyah (Penerjemah:Indi Aunullah, 2018), dijelaskan Nabi Muhammad putra Abdullah dan Aminah. Sejak belia sudah dikenal dengan karekternya yang luhur: jujur, amanah, sopan, welas asih, rendah hati, ramah, cakap, hangat, simpatik, empatik dan lembuh. Nabi Saw juga menolong orang yang kesusahan, menghormati orang, memaafkan kesalahan orang, berani karena benar dan untuk membela kebenaran, serta memegang teguh prinsip. Baginda juga memiliki emosi yang stabil, spiritualitas yang kuat dan intelegensia yang cerdas.

Sebagai generasi penerus Islam, kita harus berusaha semaksimal mungkin meneladani Nabi Muhammad Saw. Muda-mudi Islam supaya menjadi pribadi-pribadi yang santun, berakhlak mulia dan melanjutkan perjuangan Sang Nabi. Mengajak kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran.

Pandemi Covid memang tengah melanda di berbagai belahan bumi. Namun bukan berarti umat Islam melupakan sosok yang telah berjasa kepada perkembangan Islam. Tetap mencintai Baginda Nabi Saw. Memeringati Maulid Nabi pada masa Covid ini masih bisa dilakukan. Memperbanyak selawat dalam forum pengajian bisa melalui online lewat Zoom Meeting, Google Meet dan sejenisnya.

Pada masa pandemi ini, anak-anak dan para pemuda juga bisa nonton bareng film-film sejarah Nabi Muhammad Saw. Mengenal lebih dekat dengan tokoh panutan mereka. Begitu luar biasa perjuangan Nabi. Sejak lahir sudah dalam kondisi yatim. Kehidupan Nabi Saw dalam bermasyarakat, menjadi pedagang yang jujur dan menjadi pemimpin yang disegani perlu kita ketahui bersama.
Alangkah meruginya jika para pemuda dan pemudi Islam tidak mengenal Baginda Nabi. Meski tidak hidup pada zaman yang sama, tapi banyak cara untuk mengenali beliau. Melalui buku-buku sejarah Nabi Saw, film-film kisah Nabi Saw, para guru, ustaz, kiai dan sebagainya. Semoga kita semua bisa meneladani Sang Teladan Sepanjang Zaman.

“Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.” (Q.S. Al Ahzab : 21). Wallahu’alam bish showwab

(Fatah Ihsan Aziz Ibrahim, Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah STAIMAS Wonogiri)

Tulisan opini ini sudah tayang di https://www.areanews.id/read/30/10/2020/sang-teladan-sepanjang-zaman/ pada 30 Oktober 2020

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *