Staimas Wonogiri Gelar Pelatihan Pasar Modal Syariah

Wonogiri- Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (Staimas) Wonogiri mengadakan Hybrid Pelatihan Pasar Modal Syariah Batch 1 di kampus tersebut, Sabtu (16/4/2022).

Pelatihan oleh Galeri Investasi Staimas Wonogiri tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai investasi saham syariah.

Pelatihan diadakan dengan mengundang sejumlah pemateri. Antara lain Endang Maria Astuti anggota Komisi VIIi DPR RI, Eko Yunianto Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo, M Wira Adi Brata Kepala Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Jateng 2, dan Setiawan Efendi Branch Manager Phintraco Sekuritas Solo.

Ketua Staimas Wonogiri Atik Nurfatmawati didampingi Direktur Galeri Investasi Staimas Wonogiri Suprihatin mengatakan, pihaknya sebelumnya telah membentuk Galeri Investasi Staimas sebagai pusat edukasi pasar modal syariah.

Adapun pelatihan tersebut adalah yang pertama kali diadakan di Wonogiri.

Melalui pelatihan itu, peserta dikenalkan cara mengakses pasar modal syariah. Pihaknya juga ingin agar masyarakat tidak terjerumus pada investasi-investasi bodong yang biasanya menjanjikan keuntungan di luar kewajaran.

Adapun Galeri Investasi Staimas diharapkan menjadi rujukan para dosen, mahasiswa dan masyarakat untuk mengakses pasar modal syariah.

Pelatihan tersebut diikuti sekitar 50 peserta offline dan 40 peserta online. Pihaknya berencana menggelar pelatihan serupa secara rutin.

“Setelah Pelatihan Pasar Modal Syariah Batch 1 ini nanti diikuti Batch 2, dan seterusnya. Mungkin tiga atau empat bulan sekali,” katanya.

Sementara itu, Setiawan Efendi Branch Manager Phintraco Sekuritas Solo mengatakan, pertumbuhan investasi saham syariah di Indonesia terus meningkat. Setiap tahun rata-rata tumbuh sekitar 20 persen, baik dari sisi investor maupun transaksinya.

Anggota DPR RI Endang Maria Astuti menekankan perlunya payung hukum untuk investasi.

Jika tidak ada payung hukum, masyarakat yang akan menjadi korban.

Dia berharap Hybrid Pelatihan Pasar Modal Syariah dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas dosen, mahasiswa dan masyarakat.

Kepala Kantor OJK Solo Jawa Tengah Eko Yunianto mengatakan, dunia investasi berkembang pesat.

Karena itu perlu inovasi dalam investasi dan meningkatkan layanan kinerja lebih optimal dalam rangka meningkatkan literasi dan iklusi keuangan.**

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *